Koko Cici Jakarta 2015 Akan Berlangsung Bertepatan Imlek

cemara2

Setelah pakum setahun di tahun 2014, Koko Cici Jakarta siap digelar bertepatan dengan hari raya Imlek pada bulan maret 2015, prescon berlangsung hari jumat (16/1) di Restauran Furama Hayam Wuruk, Jakarta.

Koko Cici Jakarta adalah generasi muda Indonesia yang berperan sebagai duta pariwisata, duta sosial dan duta budaya yang peduli terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan Tionghoa di DKI Jakarta dan Indonesia.

Bermula dengan kejadian Mei 1998, dengan tujuan awal ingin memperkenalkan kebudayaan Tionghoa dan membawa pemuda-pemudi untuk mengenal kebudayaan tersebut dan menghapus stigma kejadian Mei 1998, maka pada tahun 2002 diadakan pertama kali pemilihan Koko Cici Jakarta yang diprakarsai oleh Bapak Sarimun selaku Walikota Jakarta Barat, Ibu Ernawati Sugondo, Bapak Edi Rusli, Bapak Suryadi, dan Bapak Husein hingga tahun 2014.

cemara

Bertepatan dengan pencabutan Inpres nomor 14 tahun 1967 yang melarang segala kegiatan kebudayaan/adat-istiadat atau kegiatan keagamaan Tionghoa dilakukan di Indonesia, yang disahkan oleh Gusdur (Mantan Presiden RI), Falentina Catton sebagai Ketua Ikatan Koko Cici Jakarta juga akan memberikan penghargaan khusus kepada Gusdur.

Sementara itu Ernawati Sugondo sebagai ketua pendiri Koko Cici Jakarta juga mengatakan bahwa kenapa tahun 2014 Koko Cici Jakarta tidak dilaksanakan harus di stop oleh Ahok (Wakil Gubernur DKI saat itu), saat beliau bertemu kembali disuatu acara, Ahok mengatakan bahwa Koko Cici Jakarta boleh dilaksanakan tapi tidak memakai dana APBD, mendapatkan jawaban yang memuasakan, maka tahun ini 2015 Koko Cici Jakarta bisa dilaksanakan dengan dana Swadaya dan Sponsor.

Sedangkan kegiatan Imlek dijelaskan oleh Cici Era Lolita selaku ketua Panitia Imlek akan mengadakan roadshow keberbagai pusat perbelanjaan di Jakarta, yang akan dilaksanakan pada bulan Februari 2015.

Untuk pemilihan Koko Cici Jakarta 2015 akan mengambil tema “Harmony in Heritage”, proses pendaftaran akan dibuka untuk umum pada tanggal 20 Januari 2015, selanjutnya akan ada proses audisi dan finalis yang terpilih akan mengikuti rangkaian karantina dan malam Grand Final akan berlangsung pada tanggal 24 Maret 2015.

Pendaftaran untuk mengikuti proses audisi Koko Cici Jakarta 2015 terbuka bagi umum, dengan rentang usia 18 sampai 25 tahun, boleh siapa saja wanita dan pria, ras, suku dan agama, asal mereka mau dan siap memperkenalkan kebudayaan dan adat istiadat Tinghoa yang sudah berada di Indonesia sejak puluhan tahun lamanya.

Jadi bagi pemuda-pemudi Indonesia siapkan diri kamu untuk mengikuti Pemilihan Koko Cici Jakarta 2015, karena siapa tahu kamu akan bisa seperti Sandra Dewi aktris dan selebiriti, yang alumni Koko Cici Jakarta 2002.
(is)

Comments

comments