Anna Feschenko Runner-up Miss Moscow 2016 Dijebak Menjadi Escort Dengan Menjual Keperawanan

Berita memperihatinkan datang dari Moscow, Rusia. Runner up Miss Moscow 2016 Anna Feschenko yang berusia 17 tahun diketahui menjual dirinya kepada klien asal Arab di Dubai dengan alasan untuk membayar pendidikannya disebuah Universitas.

Dilansir dari The Sun.com, Anna diketahui keluarganya menghilang setelah dirinya menjadi runner up Miss Moscow 2016, setelah diselidiki Anna ternyata melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab untuk mengambil hadiah dari kontes yang ia ikuti.

Tapi sahabatnya membantah kalau tentang hal ini, dan mengatakan bahwa sebenarnya Anna bergabung dengan layanan escort untuk menjual keperawanan kepada klien Arab di Dubai Seharga £ 8.000 . Teman yang membocorkan rahasia Anna tersebut bernama Ekaterina berusia 19 tahun.

“Saya diajak Anna, dia mengatakan bahwa perjalanan ke Dubai adalah untuk mengambil hadiah dari kontes kecantikan yang dia ikuti” katanya

Aku bersama Anna dengan sekelompok gadis-gadis muda tinggal didalam sebuah ruangan.

“Dua hari disana (Dubai) aku baru tahu apa yang sebenarnya terjadi, aku mengatakan kepada Anna aku tidak ingin tinggal dan mau pulang kerumah (Moscow)”

“Namun Anna mendorongku dan memintaku untuk tidak meninggalkan dirinya sendirian, tapi aku tidak ingin melakukan pekerjaan ini”

Anna sepertinya dijebak sebuah agen pelayanan escort, bahwa uang sebesar £ 8.000 bukanlah bonus hadiahnya melainkan hasil menjual keperawanan.

Orang tua Ekaterina akhirnya menjemput anaknya yang berhasil kabur dari ruang penyekapan, dan akan memberitahukan orang tua Anna untuk meminta bantuan kepolisian di Rusia supaya bisa menyelesaikan masalah yang menimpa anaknya.

Berita tersebut akhirnya sampai juga ketelinga Olga Feschenko, ibunda Anna Feschenko mengaku sangat sedih bahwa selama ini ia ditipu, saat Anna mengirimkan gambar dirinya baik-baik saja di Dubai, salah satu fotonya memperlihatkan Anna sedang ngegym.

Namun semua itu hanyalah sebuah pengalihan dari sebuah sindikat, sesungguhnya Anna bukannya bahagia namun dirinya dijadikan sebagai pemuas nafsu pria yang memesan dirinya. Kini ibu Anna ingin menjemput anaknya pulang dan kembali kerumah bersamanya.
(is)